hot

Daftar Haji Plus sekarang, berangkatnya 5 tahun lagi .......  Daftar Haji biasa (reguler) sekarang, berangkatnya 13 tahun lagi ...... Disarankan Umrah .....    Jadwal Umrah yang berangkat dari Surabaya ada disini
Alamat Kantor Arminareka Perdana
Kantor Pusat:
PT Arminareka Perdana
Gedung Menara Salemba Lt. 5
Jl. Salemba Raya No 5
Jakarta Pusat 10440

Perwakilan Surabaya:
Jl. Semolowaru Elok AL 2
Surabaya

Marketing Representative:
Jl. Sawentar 12A
Surabaya
Telp.: 031 91639007
SMS : 081 703 250 800
Fax: 031 503 6072
email: arp.surabaya@gmail.com

Imunisasi meningitis penting bagi jemaah haji dan umroh

Jakarta - Penyakit meningitis atau meningokokus merupakan penyakit yang menyerang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit mematikan ini dapat dicegah melalui pemberian vaksinasi.

"Imunisasi meningitis meningokokus wajib diberikan sebelum masuk Saudi Arabia, karena prevalensi tertinggi terdapat di Afrika Sub-Sahara," ujar Dr. dr. Julitasari Sundoro, MD, selaku Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional, saat memberi paparan pada sebuah seminar di Jakarta, Senin.


Dengan vaksinasi tidak hanya melindungi jemaah haji itu sendiri tetapi juga melindungi orang-orang di sekelilingnya saat jemaah haji tersebut kembali ke daerah asal, kata Julitasari.

Lebih lanjut dia mengatakan kasus infeksi meningokokus secara menular tidak pernah dilaporkan di Indonesia, namun kasus didapat dari laporan jemaah haji setelah pulang dari Saudi Arabia.

Menurut Julitasari, pemerintah Arab Saudi mewajibkan seluruh wisatawan yang mengunjungi wilayahnya, untuk mendapatkan imunisasi meningitis sebelum pengajuan pembuatan VISA.

"Karena jumlah jemaah haji dan umroh yang menuju ke daerah endemis cukup tinggi, maka risiko seseorang terpapar oleh bakteri Neisseria meningitidis meningkat," ujar Guru Besar FKUI, DR. Dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD, KAI, FACP, yang turut menjadi pembicara pada seminar itu.

"Risikonya meningkat hingga lima sampai sepuluh persen," ujar Samsuridjal. Dia mengingatkan bahwa seseorang dapat terpapar bakteri tersebut atau menjadi pembawa kuman, namun tidak timbul gejala pada awalnya.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Julitasari pada seminar "Lindungi Bangsa, Cegah Meningitis", jumlah jemaah haji Indonesia pada 2011 mencapai 223.395 orang.
(ANTARA)

Artikel Terkait


Hot Line